Aulia dan Cita-citanya




 Sejak kecil, cita-cita saya sering kali berubah-ubah mengikuti apa yang saya sukai dan apa yang saya lihat di sekitar saya. Ketika masih TK, saya pernah bercita-cita menjadi seorang dokter karena saya senang bermain dengan boneka, merawatnya seolah-olah mereka pasien saya, lalu membayangkan bisa menyembuhkan orang sakit. Menurut saya waktu itu, dokter adalah sosok pahlawan yang sangat hebat, karena mampu membuat orang kembali sehat dan tersenyum bahagia. Namun, ketika saya beranjak ke SD, cita-cita saya berubah. Pada masa itu, saya mulai gemar mengaji, membaca Al-Qur’an, dan merasa tenang setiap kali mendengarkan lantunan ayat-ayatnya. Dari situlah muncul keinginan untuk menjadi guru ngaji, karena saya membayangkan betapa mulianya orang yang bisa mengajarkan ilmu agama kepada orang lain. Saya ingin berdiri di depan murid-murid, membimbing bacaan mereka, serta memberi manfaat lewat ilmu yang saya kuasai. Akan tetapi, ketika saya masuk SMP, saya mulai ragu untuk menetapkan cita-cita. Saya merasa masih perlu banyak mencoba dan mengeksplorasi hal-hal baru. Saya mengikuti kegiatan sekolah, mencoba berbagai bidang, namun belum menemukan keyakinan penuh pada satu arah. Meskipun demikian, saya tidak berhenti mencari dan berusaha memahami apa sebenarnya yang benar-benar saya minati.


Saat ini, saya sedang menempuh pendidikan di SMKN 6 Malang dengan mengambil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Memilih jurusan ini menjadi titik penting dalam perjalanan saya menemukan cita-cita. Ketika pertama kali belajar tentang jaringan komputer, saya merasakan semangat baru. Setiap materi yang disampaikan guru selalu saya coba pahami dengan sungguh-sungguh, kemudian saya praktikkan langsung di laboratorium. Mulai dari merakit komputer, melakukan instalasi sistem operasi, mengonfigurasi jaringan, hingga mencoba memecahkan masalah teknis, semua itu membuat saya merasa semakin tertarik dan termotivasi. Dunia teknologi ternyata sangat luas dan dinamis, sehingga saya sadar bahwa peluang di bidang ini juga terbuka lebar. Dari sinilah saya mulai yakin bahwa cita-cita saya ada dalam dunia komputer dan jaringan. Saya ingin mendalami lebih jauh, bukan hanya sebatas memahami pelajaran di sekolah, tetapi juga mencari sumber belajar lain untuk menambah wawasan. Saya percaya dengan kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar yang konsisten, jurusan yang saya pilih ini bisa membawa saya lebih dekat pada cita-cita yang ingin saya raih.



Jika kelak cita-cita saya tercapai, saya ingin menjadi seseorang yang tidak hanya sukses untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain. Saya memiliki tekad untuk terus belajar dan mengembangkan diri, mengikuti perkembangan teknologi, serta memperoleh keterampilan yang lebih mendalam agar siap bersaing di dunia kerja. Saya ingin berbagi pengetahuan dengan orang lain, terutama mereka yang masih awam dalam bidang komputer dan jaringan, supaya ilmu yang saya dapatkan bisa memberikan manfaat. Selain itu, saya juga ingin membahagiakan kedua orang tua yang selalu mendukung saya. Saya ingin menunjukkan bahwa semua usaha dan pengorbanan mereka tidak sia-sia, dan saya mampu berdiri tegak dengan hasil kerja keras sendiri. Tidak hanya itu, saya juga berencana untuk mengejar hobi dan menikmati momen kebahagiaan bersama orang-orang yang saya cintai, karena saya percaya keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan kehidupan pribadi sangat penting. Bagi saya, cita-cita bukan hanya tentang pekerjaan yang ingin dicapai, melainkan juga tentang tujuan hidup yang lebih besar, yaitu memberikan manfaat, menebar kebaikan, dan menciptakan kebahagiaan. Dengan doa, usaha, dan semangat pantang menyerah, saya yakin masa depan saya akan terbentuk sesuai dengan apa yang saya perjuangkan sejak sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Davina (mind mapping)

Aulia Mindmap

laila mindmapping