
Sejak kecil, cita-citaku selalu berubah seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman. Saat masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak, aku pernah bercita-cita menjadi seorang astronot. Keinginan itu muncul karena aku sering menonton kartun Upin Ipin, di mana ada episode yang menggambarkan/menjelaskan tentang planet-planet yang berada di luar angkasa. Dari situ aku merasa takjub dengan keindahan bintang-bintang dan serunya membayangkan bisa terbang ke luar angkasa. Namun, ketika masuk Sekolah Dasar, cita-citaku mulai berubah. Aku lebih sering menonton acara memasak di televisi dan melihat para koki dengan penuh semangat menyiapkan makanan yang lezat. Dari situlah aku bercita-cita ingin menjadi seorang koki, karena memasak adalah kegiatan yang menyenangkan sekaligus menantang. Lalu, memasuki masa Sekolah Menengah Pertama, pandanganku tentang masa depan semakin berkembang. Aku mulai tertarik dengan dunia bisnis dan berpikir untuk menjadi seorang pengusaha. Alasannya karena aku ingin mandiri, memiliki usaha sendiri, dan bisa membantu orang lain melalui pekerjaan yang kubuat. Dari TK hingga SMP, cita-citaku memang terus berubah, namun semua pengalaman itu telah memberiku pelajaran berharga tentang arti kerja keras, kreativitas, dan semangat untuk meraih mimpi.

Saat ini, aku menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan, tepatnya di SMKN 6 Malang, dengan mengambil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Jurusan ini kupilih bukan hanya karena minatku di bidang teknologi, tetapi juga karena aku menyadari adanya keterkaitan dengan cita-citaku menjadi seorang pengusaha di masa depan. Di era modern, hampir semua bidang usaha membutuhkan dukungan teknologi, mulai dari pemasaran digital, sistem informasi, hingga jaringan komunikasi. Dengan mempelajari TKJ, aku bisa memahami dasar-dasar jaringan komputer, pengelolaan sistem, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung bisnis. Selain itu, ilmu yang kudapatkan di jurusan ini juga melatihku untuk berpikir logis, teliti, dan terstruktur, yang merupakan bekal penting bagi seorang calon wirausahawan. Supaya mimpiku bisa terwujud, aku berusaha memperluas pengetahuan, mengikuti kegiatan yang bisa menambah pengalaman, serta belajar dari orang-orang yang lebih dulu sukses di bidang usaha. Aku yakin, dengan menggabungkan keterampilan teknologi yang kupelajari dengan semangat kerja keras dan kreativitas, jalan menuju cita-citaku sebagai pengusaha akan semakin terbuka lebar.

Di masa depan, ketika cita-citaku sebagai pengusaha tercapai, aku memiliki banyak rencana yang ingin kuraih. Salah satunya adalah mendirikan sebuah usaha di bidang kuliner, seperti tempat makan atau restoran, yang bisa menjadi ruang bagi orang-orang untuk berkumpul sambil menikmati hidangan lezat. Selain itu, aku ingin memanfaatkan hasil usahaku untuk mewujudkan impian lain, yaitu berlibur ke berbagai tempat indah di Indonesia yang belum pernah kukunjungi. Aku juga ingin membeli rumah sendiri, sehingga bisa hidup mandiri dan nyaman bersama keluarga kecilku kelak. Hal yang paling penting, aku ingin bisa membahagiakan kedua orang tuaku dengan memberikan sesuatu yang mereka butuhkan sebagai bentuk rasa terima kasih atas semua doa dan pengorbanan mereka. Aku percaya, menjadi seorang pengusaha bukan hanya soal memperoleh keuntungan, tetapi juga bagaimana caranya memberikan manfaat kepada orang lain. Dengan usaha yang sukses, aku ingin membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Lebih jauh lagi, aku ingin mengembangkan usahaku tidak hanya di satu bidang, tetapi juga merambah ke berbagai sektor seperti teknologi, pendidikan, dan jasa. Dengan begitu, aku bisa memperluas dampak positif sekaligus menciptakan peluang kerja yang lebih besar. Aku juga berharap suatu hari nanti aku mampu mendirikan yayasan sosial yang bisa membantu anak-anak kurang mampu mendapatkan pendidikan yang layak. Selain itu, aku ingin menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi dan berjuang demi masa depan mereka, sebagaimana aku juga berjuang meraih cita-citaku. Hidup yang ideal bagiku bukan hanya diukur dari kesuksesan materi, tetapi juga dari seberapa banyak kebahagiaan dan manfaat yang bisa kuberikan kepada orang-orang di sekitarku. Jika semua rencana itu bisa terwujud, aku yakin masa depanku akan penuh dengan rasa syukur, kebanggaan, dan kebahagiaan yang nyata.
Komentar
Posting Komentar